Minggu, 20 Januari 2013

SMKT, Ketika Menulis Menjadi Jalan Kearifan



Sekolah Menulis Kearifan Tarbawi (SMKT) berangkat dari sebuah kesadaran, bahwa menulis adalah sebuah kebutuhan. Bagi siapa saja, termasuk Anda yang tak bekerja atau bercita-cita membangun karir dalam dunia penulisan. Bagi Tarbawi, menulis adalah menuangkan penghayatan. Menulis adalah momen katarsis, di mana kita bisa mengendapkan pengetahuan atau pengalaman. Dalam kanal itu, kita bisa membangun pemaknaan. Dari pemaknaan, kita berharap akan lahir kearifan.

Makalah Kebudayaan Minangkabau



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.            Latar Belakang
Manusia adalah makhluk yang diciptakan tuhan sebagai satu-satunya makhluk yang berbudaya, dimana kebudayaan memiliki pengertian sebagai seluruh sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan manusia dalam proses belajar (Koentjaraningrat).
Sebelum kedatangan bangsa-bangsa Barat di kawasan Nusantara ini, adat adalah satu-satunya sistem yang mengatur masyarakat dan pemerintahan, terutama di kerajaan-kerajaan Melayu, mulai dari Aceh, Riau, Malaka, Jawa, Banjar, Bugis, hingga Ambon dan Ternate. Agama Islam pada umumnya terintagrasi dengan adat-adat yang dipakai di kerajaan-kerajaan tersebut.
Adat Minangkabau pada dasarnya sama seperti adat pada suku-suku lain, tetapi dengan beberapa perbedaan atau kekhasan yang membedakannya. Kekhasan ini terutama disebabkan karena masyarakat Minang sudah menganut sistem garis keturunan menurut Ibu, matrilinial, sejak kedatangannya di wilayah Minangkabau sekarang ini. Kekhasan lain yang sangat penting ialah bahwa adat Minang merata dipakai oleh setiap orang di seluruh pelosok nagari dan tidak menjadi adat para bangsawan dan raja-raja saja. Setiap individu terikat dan terlibat dengan adat, hampir semua laki-laki dewasa menyandang gelar adat, dan semua hubungan kekerabatan diatur secara adat

Minggu, 06 Januari 2013

Boncengan, Wanita Dilarang Duduk 'Mengangkang' di Aceh


Walikota Lhokseumawe Nangro Aceh Darussalam (NAD), Suaidi Yahya berencana mengeluarkan peraturan baru bagi pengendara motor, khususnya wanita. Pemerintah setempat akan mewajibkan kaum hawa untuk duduk menyamping saat dibonceng menggunakan sepeda motor.
"Wanita yang duduk di sadel sepeda motor dilarang duduk mengangkang karena bisa memprovokasi para pria (berbuat tindak asusila). Langkah ini juga dilakukan untuk melindungi wanita dari kondisi yang tidak diinginkan
Peraturan ini merupakan salah satu bentuk penerapan hukum syariah Islam di Bumi Serambi Mekah itu. Sebelumnya, juga ada peraturan melarang wanita mengenakan pakaian ketat, berjudi, berbuat asusila dan minum minuman mengandung alkohol. Hukumannya yang diberlakukan di Aceh juga berbeda, termasuk hukum cambuk bagi para pelanggar aturan.

Perkembangan Budaya Barat di Indonesia

Budaya barat yang mendominasi pada saat itu ialah penggunaan bahasa, cara berpakaian, dan tata krama. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan bahasa Belanda sebagai pengantar di sekolah-sekolah kalangan atas.

Jangan Cintai Batik Hanya Karena Diklaim Negara Lain

Batik saat ini semakin populer di kalangan masyarakat, dan hal ini tentunya sangat menggembirakan. Namun Guruh mengamati bahwa kepopuleran batik tersebut sebenarnya sebagian dipicu oleh beberapa hal yang justru memprihatinkan.

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme

Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
     Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme

1. Dilihat dari Globalisasi Politik
2. Dari Aspek Globalisasi Ekonomi
3. Dari Globalisasi Sosial Budaya

MEMPERKEJAKAN ANAK DEMI MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP

Memperkerjakan anak, hal ini pernah saya temui, dan saya tidak sengaja pernah menanyakan pada seorang pengamen kira usia 7 tahunan, saya merasa kesian dengan pengamen anak kecil yang sering kita temukan di jalanan, waktu itu tepat pukul 8 malam, saya melihat seorang pengamen anak kecil sedang bernyanyi  di angkot yang saya tumpangin, setelah bernyanyi di dalam angkot anak kecil itu mengeluarkan kantong kemasan permen yang sudah bekas, dan menyodorkan ke para penumpang (berharap mendapatkan uang). Kebetulan saya turun angkot bebarengan dengan pengamen cilik itu, dan saya menanyakan hal langsung kepada pengamen ciik itu,