Baroness Greenfield, mantan direktur The Royal Institution
mengatakan bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu di depan komputer bisa
menyebabkan perubahan fisik pada otak yang akhirnya menimbulkan masalah pada
perilaku seseorang.
Sebuah penelitian mengatakan bahwa kecanduan internet bisa
mempengaruhi struktur di bagian dalam otak, bahkan dapat menyebabkan penyusutan korteks otak
besar (lapisan tipis berwarna abu-abu yang ada di otak).
Pengaruh Game Online
– Permainan game online bagi kalangan remaja, pelajar tingkat pertama hingga
menengah bahkan anak-anak TK bukanlah hal yang asing lagi di zaman sekarang
ini. Banyak fakta yang kita jumpai, dengan survey ke warnet-warnet maka tidak
jarang kalangan remaja bahkan anak-anak yang sedang maen game online. Bisnis
warnet yang berada di belakang berkembangannya permainan game online ini
menjamur di kota-kota besar di Indonesia bahkan sampai ke pedesaan.
Perkembangan warnet di Indonesia semenjak beberapa tahun terakhir terlihat
sangat pesat.
Dan saya termasuk peminat game online, emang sih pernyataan yang di jelaskan di atas memang bener, bahkan waktu saya masih maniak banget deh sama yang namanya game online, berasa dunia sendiri (hhehhee) . main game online itu ampe lupa segalanya , lupa makan, lupa belajar, pokoknya saraf kita jadi terganggu dll deh pokoknya, (jangan di tiru yaa ^^)
tapi setelah saya sadar, bahwa itu semua buang2 waktu all, yaiyalah kita rela berjam2 duduk ajah pantengin computer, tanpa kita sadar banyak hal kita biasa lakukan selain bermain game online. Tapi saya bersyukur banget lohh udah sadar, sayang waktu di buang2, rugi segalanya deh pokoknya.
SARAN saya
sihh, kalau mau main game online banyak2 BISMILLAH dehh biar ga kecanduan all. dan yang terpenting tergantung dari pribadi para pemain game itu sendiri bagaimana mereka dapat
mengatur waktunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar