Minggu, 20 Oktober 2013

KONSEP ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI



KONSEP ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

KONSEP KOPERASI
v Konsep Koperasi Barat
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-   orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi

v Konsep Koperasi Sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan
merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis

v Konsep Koperasi Negara Berkembang
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan  pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.

 ALIRAN KOPERASI

Aliran Koperasi dibagi menjadi 3:
v  Aliran Yardstick
Koperasi dalam aliran yardstick biasa ditemukan pada negara negara yang menganut ideologi kapitalisme  atau yang menganut sistem perekonomian liberal. Di aliran ini koperasi dapat menjadi suatu kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan dan mengoreksi perekonomin negara tersebut. Tetapi, pemerintah tidak akan ikut campur tangan serta tidak peduli terhadap keadaan koperasi tersebut. Bahkan pemerintah tidak peduli atas maju atau jatuh nya koperasi tersebut, karena maju tidaknya koperasi tersebut tergantung anggota koperasi itu sendiri. Karena dalam aliran ini yang mengatur jalannya koperasi hanya anggota koperasi tersebut saja.
                                                                                       

v  Aliran Sosialis
Didalam aliran ini koperasi dianggap sebagai suatu badan yang mempunyai peranan penting, beda dengan aliran yardstick. Di aliran ini koperasi dianggap sebagai suatu alat yang paling efektif untuk dapat menyejahterakan masyarakat negara tersebut. Karna sistem nya yang sangat menguntungkan bagi masyarakat, dan bisa membuat rasa kekeluargaan yang erat bagi anggotanya. Koperasi dalam aliran ini menjadi suatu pemacu untuk membuat masyarakat sekitar lebih menyatu serta tidak membeda-bedakan satu sama lain.Biasanya koperasi yang menganut  aliran ini ditemukan di bagian eropa timur dan rusia


v Aliran Persemakmuran(Commonwealth)
Koperasi dalam aliran ini dianggap sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan strategis dan juga koperasi memiliki peranan penting dalam sektor perekonomian masyarakat. Koperasi juga sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya. Didalam aliran ini pemerintah ikut membantu dalam gerakan koperasi tersebut. Tujuannya adalah agar pertumbuhan ekonomi tersebut dapat berjalan baik. Karena aliran yang satu ini benar-benar berbanding terbalik dari aliran yardstick , karena dalam aliran ini pemerintah ikut ambil andil atas berjalannya koperasi, bahkan pemerintah ikut campur tangan atas maju atau tidaknya koperasi ini.

SEJARAH KOPERASI INDONESIA
Sejarah koperasi pada awalnya dimulai pada abad ke-20 . Pada umumnya sejarah koperasi dimulai dari hasil usaha kecil yang tidak spontan dan dilakukan oleh rakyat kecil. Kemampuan ekonomi yang rendah mendorong para usaha kecil untuk terlepas dari penderitaan .Secara spontan mereka ingin merubah hidupnya.
Di Indonesia  ide ide perkoperasian diperkenalkan oleh, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 yang mendirikan sebuah Bank untuk para Pegawai Negeri. Karena semangat yang tinggi perkoperasian pun selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.
Pada tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan Budi Utomo . Dr Sutomo sangat memiliki peranan bagi garakan koperasi untuk memperbaiki dan mensejahtrakan kehidupan rakyat.
Pada tahun 1915 dibuat peraturan-peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatiev.
Pada tahun 1927 dibentuklah Serikat Dagang Islam. Dengan tujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusah-pengusaha pribumi. pada tahun 1929 berdiri Partai Nasional Indonesia yang memberikan dan memperjuangkan semangat untuk penyebaran koperasi di Indonesia.
Pada tahun 1942 negara Jepang menduduki Indonesia.Lalu jepang mendirikan koperasi yang diberi nama koperasi kumiyai.


Setelah bangsa Indonesia merdeka tanggal 12 Juli 1947. Gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya.Hari itu kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Kongres Koperasi
pertama menghasilkan beberapa keputusan               :
1.    mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI]
2.    menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
3.    menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan :
1.    Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [ Dekopin ]sebagai pengganti SOKRI
2.    Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
3
    Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
4.    Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru


Pelaksanaan program perkoperasian pemerintah mengadakan kebijakan :
1.    menggiatkan pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutam koperasi
2.    memperluas pendidikan dan penerangan koperasi
3.    memberikan kredit kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun
  .      pertanian yang bermodal kecil
Hingga saat ini peran pemerintah masih perduli terhadap keberadaan koperasi . Hal ini dibuktikan dengan adanya pembinaan dan pembelajaran mengenai koperasi.


 Sumber:http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/ekonomi-koperasi/konsep-aliran-dan-sejarah-koperasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar